SELF CONFIDENCE … DO I GOT IT?

Ini adalah kedua kalinya saya akan menceritakan sedikit tentang seorang bos yang bagaikan bapak di rumah besar Mustika FM yang saya sayangi sebagaimanapun. Setelah dulu dia membuat saya banyak berpikir hanya dengan satu pertanyaan singkat, kemarin sore lagi lagi sebuah perenungan menghampiri.

Read the rest of this entry »

Comments (23) »

Muvee again and again :D

Menonton WANTED dan sangat terpukau pada adegan dimana Fox memutuskan buat menghabisi semua orang yang ada di Fraternity karena menurut panggilan takdir mereka adalah target yang memangnya seharusnya sudah dibunuh, termasuk juga dirinya sendiri!

Damn great scene!!! Read the rest of this entry »

Comments (51) »

Adik, huh?

Beberapa hari ini hari hari saya lumayan padat rasanya. Atau dijadikan seakan akan padat padahal hasilnya sebetulnya begitugitu saja dan cenderung tidak ada. Ah. Salah. Tidak ada itukan mungkin menurut orang. Wong kalau kata saya sih ada.

Sekilas cerita bukan hoax namun tanpa skrinsyut sama sekali karena apa daya saya tidak bisa kemanamana bawa kamera. Hari Senin mengisi dengan membabu pagi hari di rumah dan siaran dari sore hingga tengah malam tidak kemanamana di Mustika tersayang saja. Selasa menghabiskan waktu dengan lelaki kecil saya tercinta (not interesting in mention the details). Rabu pulang pergi ke Jakarta demi suatu bernama skripsi yang hanya menimbulkan sedikit rasa kesiasiaan karena rasanya memang dosen pembimbing saya adalah orang yang paling rumit! Melihat skripsi orang dengan tema yang agak agak mirip rasanya ga repot sama sekali, tapi kalau dia jadi anak bimbingan dosen saya, 100% pasti belum dianggap beres dengan hasil yang demikian! Yah… paling tidak menghabiskan hari bersama si BFF dan itu sangat menyenangkan! Kami lebih sering punya waktu bersama sekarang sekalipun hubungan persahabatan ini long-distance an hehe Kamis? Pagi ini saya bangun dan mendapati ibu dan adik sudah sedang sibuk di depan pc dan chatting dengan para buley. Ah… dunia mereka yang malas saya masuki.

Sibuk dimananya ya? Rasanya ngga juga. Haha. Memang. Berlebihan saja.

Saya mau cerita sedikit soal saya dan si lelaki kecil. Yah. Lets call it curhat time. Bosan dong jadi pelacur alias pelayan curhat saja. Skarang saya yang mau cerita (berasa ga pernah cerita sebelumnya padahal bohong!) Read the rest of this entry »

Comments (19) »

Review Buku : TUNNELS

Pada jaman sekolah dulu, tentunya ingat bahwa sang guru pernah memberi tahu bahwa lapisan tanah yang menuju ke pusat bumi yang katanya berisi magma ada berlapis-lapis yang terdiri dari batuan-batuan yang berbeda pada tiap lapisnya. Ya. Mungkin anda sudah lupa bahkan nama tiap lapisnya. Namun pernahkah berpikir bahwa mungkin saja, di bawah tanah yang kita pijak setiap hari, ada satu kehidupan lain di bawah sana? Manusia yang sama dengan kita, tapi dengan kehidupan yang sama sekali berbeda dengan yang kita jalani!

Will Burrows, seorang remaja lelaki berusia 14 tahun di Highfield, London, putra seorang kurator museum yang padahal seorang arkeolog, Dr. Roger Burrows, mempunyai hobi yang agak berbeda dari anak remaja seusianya. Kegemarannya menggali di bawah tanah dan bermimpi menemukan sebuah peninggalan sejarah yang akan membuatnya mendapatkan pengakuan dari sang ayah dan orang-orang yang selalu menganggapnya berbeda. Bersama seorang sahabat, Chester, yang juga dikucilkan di lingkungannya, mereka melakukan penggalian ke sebuah terowongan di bawah tanah tanpa tahu apa yang ada di dalam sana.

Kehidupannya berubah ketika ayahnya menghilang secara misterius pada suatu malam setelah pertengkaran besar dengan ibunya. Yang bisa ditemukan Will hanyalah sebuah jurnal yang bercerita mengenai penemuan baru yang entah apa dan adanya orang-orang bermantel dan berkacamata hitam mengejar ayahnya. Semua petunjuk yang dicarinya membawa terowongan di balik rak buku di ruang bawah tanahnya. Datangnya dua orang dengan ciri-ciri sama seperti yang diceritakan ayahnya membuat Will yakin bahwa memang terowongan itulah jawaban baginya untuk menemukan ayahnya. Bersama sahabatnya Chester, Will memasuki sebuah terowongan bawah tanah dengan ujung yang tidak akan pernah diduganya sama sekali sebelumnya!

Yang dilihatnya tidak akan pernah bisa dipercaya! Kehidupan di bawah tanah yang menamakan diri mereka Colony, dan membenci amat sangat “mahluk” seperti Will dan Chester yang disebut sebagai topsoilers, dengan kulit pucat dan rambut putih yang tidak pernah terpapar matahari, yang mirip dengan Will! Will dan Chester dipenjarakan dan mengalami pengalaman mengerikan berhadapan dengan orang-orang yang dikenal sebagai Styx dan menyiksa mereka berdua dengan Cahaya Gelapnya.

Ternyata kejutan masih akan ada untuk Will! Dia menemukan jati dirinya yang sesungguhnya dan tidak pernah diketahuinya selama ini! Perjuangan mencari sang ayah dan menyelamatkan diri dan sahabatnya bersama seorang yang baru ditemuinya di Colony menjadi sebuah petualangan yang seru dan menegangkan hingga ke lembar akhir dari novel fantasi ini!

Bagi anda yang menantikan sebuah cerita fantasi yang menggigit dan membuat imajinasi bergerak liar setelah tamatnya Harry Potter, TUNNELS bagaikan sebuah kado yang sangat menyenangkan. Cerita yang sama sekali tidak tertebak dan penuh ketegangan dan menimbulkan rasa penasaran yang besar! Tidak main-main, novel ini “ditemukan” oleh Barry Cunningham, seorang editor yang dulu juga “menemukan” Harry Potter, yang mengungkapkan bahwa Tunnels menimbulkan sensasi sama dengan ketika ia membaca Harry Potter, menemukan dunia imajinasi yang sangat dekat dengan kehidupan kita!

Dan yang paling menyenangkan dan juga pembuktian kehebatan novel yang ditulis oleh duet Roderick Gordon dan Brian Williams yang sudah diterjemahkan ke dalam 21 bahasa ini, film layar lebarnya sudah akan dibuat dengan hak cipta sebesar 1 juta USD! Cant hardly wait!

Untuk pembaca di Indonesia, penerbit MIZAN memberikan hadiah tambahan dengan adanya gambar-gambar ilustrasi sepanjang cerita yang akan membantu kita membayangkan dengan lebih nyata. Ini merupakan sesuatu yang istimewa, karena hanya tersedia untuk edisi Indonesia saja.

Jadi untuk anda penggemar novel fantasi, TUNNELS rasanya jadi pilihan wajib untuk dimiliki dan dikoleksi ketiga-tiganya! Apa? Tiga? YA! Karena ini akan jadi sebuah trilogy yang membuat tidak bisa tidak buat memiliki komplit semua bukunya! Satu perasaan yang sangat pasti ada setelah selesai membaca buku pertama adalah ingin segera menuntaskan membaca kelanjutannya! Untuk 651 halaman kisah imajinatif yang sempurna, Rp.79.000,- rasanya adalah harga yang sangat layak!

Comments (61) »

NO PAIN NO GAIN

Seseorang berkata pada saya bahwa dia sedang sangat capek berpikir dan menjalani kehidupannya sekarang yang rasanya sedang penuh dengan kesialan dan jalan buntu, setelah semua usaha keras yang dijalaninya.

Read the rest of this entry »

No comment »

About the eXes…

This is such a crap! Really im saying it is. Don’t read it. You’ll regret it. I just love to write it :D

Read the rest of this entry »

Comments (48) »

and i Miss U like the dessert miss the rain…

Kemarin malam di radio tetangga dengar penyiarnya bilang “You will never loose a friend, but time with him/her you will

Tiba tiba rasanya langsung mengAMINi kalimat tersebut mengingat betapa jarangnya buat sekarang saya bertemu dengan teman teman saya. Ya karena sekarang jauh jauhan. Ya karena sekarang mereka sudah punya kesibukan sendiri. Ya karena mereka sudah punya keluarga ataupun calon suami buat di urus. Sumpah saya merasa sangat terbelakang. Read the rest of this entry »

Comments (46) »